lagi asyik ngumpul barang-bareng habis memperingati hari guru (POJOK MANIA).

halo.... halo bandung...... siswa siswi lagi asyik nyanyi bersama tuh.

memperingati hari guru.

mr. scoot lagi memberikan ceramah kepada siswa siswi SMAN 1 GALIS.

ayo mana yang menang ???.

Kepala sekolah sedang memberikan penghargaan kepada guru SMAN 1 GALIS

kepala sekolah memberikan bingkisan kepada masyarakat dalam rangka kegiatan sunatan masal di SMAN 1 GALIS.

salah satu koleksi love bird ku.

Sabtu, 04 Juni 2011

cara menjinakkan burung giras


Untuk menjinakkan burung sudah banyak tips diberikan oleh para penghobi burung kawakan. Dalam proses wajar, burung bisa jinak dalam waktu relatif lama. Kalau mau agak cepet, kuncinyanya pada diri kita sendiri: sempat apa nggak. Kalau Anda sempat, lakukan hal-hal berikut ini.

1. Dari sisi tempat
Kalau Anda punya burung terlalu liar, gantung saja agak tinggi di tempat ramai, ya di tempat ramai, atau yang biasa dilalulalangi anggota keluarga. Jangan justru digantung di tempat tersembunyi karena Anda takut burung kelabakan. Biasakan itu selama sekitar sepekan. Setelah itu, posisi agak diturunkan. Lakukan selama sepekan, turunkan lagi, sepekan mendatang turunkan lagi sampai posisi normal. Kalau rumah Anda dekat jalan raya/kampung, biasakan gantung burung di halaman rumah dekat jalan itu (tapi awas maling). Kalau burung Anda memang liar banget dan Anda melakukan saran saya ini, saya jamin burung Anda bakal berdarah-darah di sekitar paruhnya, juga bulunya rusak. Tapi no problem. Itu proses normal yang harus kita lalui. Luka bakal kering, bulu bakal tumbuh lagi.
2. Dari sisi memandikan
Biasakan memandikan burung dengan cara dikaramba dengan waktu agak lama. Kalau dia nggak mau mandi sendiri, semprot pakai semprotan sampai basah kuyup. Nggak masalah dia kelabakan kesana-kemari saat disemprot. Benar-benar basah kuyup sampai menggigil kedinginan dan nggak kelabakan lagi. Biarkan dulu dia di karamba, sampai bulu agak kering. Tapi kalau Anda tergesa-gesa mau pergi, masukkan langsung ke sangkar juga nggak apa-apa, dan gantung di tempatnya. Kalau sempat, lakukan “pemandian” itu pagi dan sore hari.
3. Dari sisi makanan (bisa dilakukan pada hari libur/menyempatkan diri libur)
Kosongkan tempat pakan menjelang malam. Biarkan pada pagi hari dia kelaparan. Dalam kondisi itu, sorongkan jangkrik dengan lidi di tangan kita. Kalau dia nggak mau mematuk jangkrik, tarik lagi. Lima atau sepuluh menit lagi kita lakukan hal sama. Kalau masih nggak mau, tunda lagi. Begitu seterusnya, sampai sekitar pukul 10.00. Kalau sampai jam itu belum mau juga, tinggalkan jangkrik di tempat pakan biar dimakan. Setelah dia makan satu jangkrik, sorongkan pakai lidi satu jangkrik lagi. Kita goda dia beberapa saat mau mendekat atau tidak. Begitu jangkrik disambar, kita coba lagi, sampai burung agak kenyang. Setelah itu tempat pakan kita isi dengan kroto (untuk murai dan kacer) satu sendok teh saja. Siang hari, kita coba-coba lagi memberi jangkrik dengan lidi, dan begitu pula sore hari. Setelah terbiasa dengan lidi, coba langsung diangsurkan dengan tangan. Proses ini kuncinya adalah membuat burung kelaparan dan merasa tergantung pada manusia dan “terpaksa” harus berani kepada manusia. Karena kuncinya membuat burung lapar, senantiasa kosongkan wadah pakan dan hanya beri secukupnya ketika sudah dilatih makan jangkrik yang kita tusuk lidi/langsung dari tangan kita.
Kalau sekadar untuk tetap bernafas sehat, empat-lima jangkrik sudah cukup kita berikan pada pagi hari, dua-tiga jangkrik pada siang hari, dan empat – lima jangkrik pada sore hari, dan semuanya tanpa ada makanan tambahan di wadah pakan.
—Itulah sejumlah cara menjinakkan burung yang bisa kita pilih. Kalau ketiga cara itu bisa kita laksanakan/kombinasikan berbarengan, maka dalam waktu nggak sampai sebulan burung liar sudah jadi relatif jinak.
Menjinakkan burung dengan cara itu memang membawa sejumlah konsekuensi, misalnya burung yang semula sudah mau ngriwik/bunyi, jadi agak macet karena stres. Burung yang semula mulus, jadi luka atau rusak bulu. Tapi semua adalah bagian dari proses. Tinggal kita mau pakai jalan cepat atau jalan biasa. Orang Jawa bilang, jer basuki mawa bea, semua kebaikan perlu biaya dan biaya ini bisa bermacam-macam bentuknya. Ok? (rosie)
(Tulisan ini juga dimuat di kicaumania.org)

Sabtu, 28 Mei 2011

Macam murai batu


Murai Batu

Murai batu merupakan burung yang mempunyai keistimewaan dari pada burung berkicau lainnya.kenapa

bisa demikian?coba anda dengarkan kicauan burung murai batu dengan seksama.Setiap murai batu

satu dengan yang lainnya tidak ada yang sama.dalam lagu,intonasi ataupun besar kecilnya

volume.Gaya bertarung yang indah dengan ekor yang bergerak naik turun membuat burung ini

kelihatan lebih menawan.Harga burung ini pun bervariasi tergantung jenis burung dan panjang

pendeknya ekor.Murai batu mempunyai bermacam-macam jenis.Masyarakat dan kicau mania menamai

burung ini menjadi 5 (lima) jenis.

1. Murai Batu Kalimantan

Kenapa disebut Kalimantan?Apa benar Karena berasal dari kalimantan? Sebagian orang memang

meyakini kalau murai Kalimantan berasal dari Kalimantan.tapi hal itu tidak semuanya benar.karena

jenis murai Kalimantan ini juga ditemukan di Sulawesi ataupun irian jaya.Nama Kalimantan cuma

digunakan untuk murai batu yang setiap berbunyi selalu mengembangkan bulu dadanya dan sebagian

besar murai batu Kalimantan mempunyai ekor pendek. Gaya bertarung Kalimantan kebanyakan diam

pada tengeran dengan kepala yang naik turung sambil menyanyikan lagu merdunya. Dari bentuk dan

warnanya sama dengan murai batu yang lain. Hitam dengan perpaduan merah bata/kuning pada dada

kebawah dan hItam pada sayap dan ekor hitam pada ekor utama dengan ekor putih pendek dibawahnya

menambah indah burung ini. Menurut pengalaman penulis sebagian orang ada yang kurang menyukai

burung jenis Kalimantan,karena hanya berekor pendek dan vareasi kicauan dan volumenya dianggap

kurang. Ciri yang paling jelas dari kalimantan apabila berbunyi akan menggelembungkan bulu

dadanya dan apabila lama bertarung suaranya lama kelamaan akan ngedrop dan semakin kecil.mungkin

hal-hal semacam itu yang membuat murai Kalimantan kurang banyak disukai orang sehingga patokan

harganya pun relative lebih murah daripada murai batu jenis lain,berkisar Rp. 170 ribu-250 ribu

untuk bakalan tangkapan hutan, Rp. 250 ribu-400 ribu, untuk bakalan burung tangkaran dan sekitar

Rp 300 ribu-600 ribu untuk burung yang sudah jadi.Namun dari setiap kekurangan pasti ada

kelebihan?Dari gaya bertarung yang diam pada tengeran menjadikan burung ini banyak diburu para

breader untuk disilangkan dengan jenis lain,sehingga diharapkan anakan yang didapat lebih baik

lagi.

2. Murai Batu lampung

Murai batu Lampung merupakan jenis Murai batu yang paling banyak dijumpai dan dipelihara oleh

para kicau mania.Murai batu Lampung dianggap berasal dari lampung.Tapi menurut penelusuran

panulis,di daerah asalnya Lampung tidak banyak ditemuai murai batu jenis ini, Mungkin Karena

pengaruh Penyebarannya jadi sudah tidak banyak didapati murai lampung di kotanya sendiri. Murai

lampung mempunyai ciri badan agak kecil dan kalau berbunyi tidak seperti Kalimantan yang selalu

menggelembungkan bulu dadanya.gaya bertarungnya pun bervariasi,ada yang seperti ular yang akan

mematuk dan ada pula yang yang seperti ayam jago bertarung dengan menaik turunkan kepalanya.

Vareasi kicauannyapun lebih banyak.ekor murai lampung lebih panjang dari pada Kalimantan dengan

perpaduan ekor putih pendek dibawah ekor utama,sedangkan untuk ekor murai lampung yang panjang

sering dikenal dengan istilah lampung super. Kenapa kicau mania lebih menyukai murai batu

lampung?Karena kebanyakan jenis ini bertubuh ramping dan ekorya tidak terlalu panjang volume dan

vareasi nya banyak sehingga jenis ini paling kuat bila dijadikan burung petarung.Walaupun kita

sendiri menyadari kalau volume dan vareasi lagu tergantung pada keturunan burung dan pengisian

materi suara burung tersebut.Harga murai batu lampung lebih mahal dari Kalimantan sekitar Rp 500

ribu-1 juta.Untuk bakalan muda hutan jarang ditemui untuk jenis ini, kalaupun ada itupun Cuma

sedikit harganya sekitar 300 ribu-500 ribu. Warna murai batu lampung hampir sama dengan murai

batu jenis lainnya.

3. Murai Batu Nias

Murai batu jenis ini dari postur tubuh dan warnanya hampir sama dengan jenis lampung,tapi hal

yang paling membedakan adalah pada ekor murai batu nias tidak terdapat ekor pendek yang berwarna

putih.sehingga ekornya berwarna hitam semua.Kebanyakan murai batu nias mempunyai gaya bertarung

yang unik.yaitu dengan menaik turunkan kepalanya sambil melantunkan lagu merdunya.Sebagian para

breader memburu murai jenis ini terutama yang betina,karena kebanyakan murai nias mempunyai

volume yang keras,sehingga apabila dikawinkan dengan murai jenis lain diharapkan mempinyai gaya

bertarung dan volume seperti nias.Harga murai ini hampir sama dengan murai batu lampung.

4. Murai Batu Malaysia

Kenapa disebut murai batu Malaysia?Menurut sumber yang tidak mau disebutkan namanya murai jenis

ini diyakini berasal dari daratan Malaysia.Murai batu Malaysia mempunyai suatu keunikan yang

tidak dimiliki oleh murai batu jenis lainnya yaitu pada kepala terdapat garis putih pada bagian

atasnya sehingga terlihat seperti mahkota,bahkan ada sebagian orang yang menyebutnya dengan

sebutan murai batu raja karena mempunyai mahkota pada kepalanya.Untuk harga murai batu jenis ini

relative.Kenapa Relatif?Karena jenis ini jarang terdapat di pasarean sehingga sering

dikategorikan jenis langka untuk murai batu.Untuk ukuran tubuh sama dengan murai batu jenis

lampung,untuk ekor murai batu Malaysia kebanyakan tipis dan panjang walaupun ada sebagian yang

berekor pendek.

5. Murai Batu Medan

Mendengar nama murai batu medan orang pasti suka.Karena murai jenis ini Kebanyakan mempunyai

postur tubuh yang besar,badan tegap,kepala bagus dan ekor yang panjang melengkung.Volume keras

dan vareasi kicauannya pun lebih banyak.Tapi kenapa kebanyakan murai jenis lampung yang banyak

dijumpai di arena lomba?Karena badan yang besar dan ekor yang panjang menjadikan kelemahan murai

jenis ini untuk bertarung,untuk menaik turunkan ekor yang panjang membutuhkan energy yang

besar.sehingga murai batu medan akan cepat lelah bila bertarung . walaupun itu tidak 100%benar

ada pula murai jawara dari jenis ini.Murai batu medan diyakini berasal dari medan walaupun di

daerah asalnya sekarang murai jenis ini sudah jarang dijumpai.Murai batu medan banyak dipakai

oleh para breader karena dari sekian banyak jenis muarai batu,jenis ini yang mempunyai

postur.volume dan ekor paling baik disamping harga yang relative lebih mahal.Untuk anakan medan

dihargai dekitar 750 ribu-1 juta sedang untuk yang sudah bunyi 1 juta keatas.

Note: Jenis murai bukan merupakan patokan kehebatan murai batu.

Darah dan materi adalah hal yang paling menentukan.

Jangan bangga dengan medan,jangan pesimis dengan Kalimantan

Bukti dilapangan yang paling menentukan.

Rabu, 11 Mei 2011

soal kelas XI